TERKINI

Mengenal dan Merawat Batu Bacan


Bagi pecinta batu akik pasti sudah tidak asing lagi dengan batu bacan. Jenis batu ini sudah dikenal sejak tahun 1960-an. Batu bacan terdapat di Pulau Kasiruta bukan Pulau Bacan, karena pusat pemerintahan terdapat di Labuha, Pulau Bacan maka batu tersebut dinamai batu bacan.

Pada masa itu, jenis batu bacan yang digemari masyarakat adalah warna hati hiu, kembang super dan warna biru. Kenapa dikatakan batu bacan warna kembang super, karena terdiri atas 3-4 warna.

Orang yang menggosok batu bacan pertama kali bernama Muhammad tinggal di Desa Amasing, Bacan. Dulu, batu bacan tidak dihargai semahal seperti sekarang karena dulu tidak ada pembeli lokal dan pembeli dari luar daerah.

Saat itu, tidak ada masyarakat yang mencari nafkah mencari batu bacan (penambang). Mata pencaharian masyarakat di Pulau Kasiruta sebagai petani yang pergi ke kebun atau mencari damar. Kadang mereka menemukan batu bacan di sungai atau erosi  (gunung yang longsor). Petani yang menemukan batu bacan biasanya menukar batu bacan dengan barang-barang sembako. 

Pada tahun 1990-an batu bacan  berbentuk bongkahan kurang lebih 10 kg dengan jenis super pertama kali dibeli oleh turis dari Singapura dengan uang ribuan dolar Singapura (yang nilainya ditukar rupiah  pada masa itu sebesar Rp 7 juta ).

Bapak pemilik batu bacan bernama Anongko Golf tinggal di Desa Palamea, pulau Kasiruta di sebelah barat. Sekarang desa Palamea sudah  menjadi ibukota Kecamatan Bacan Barat. Pembelian batu bacan oleh orang Singapura dengan harga yang masa itu cukup tinggi menyebabkan batu bacan sudah mulai dikenal di kalangan penggemar batu manca negara.

Setelah kerusuhan, sekitar tahun 2005 batu bacan mulai banyak peminat. Pembeli yang sangat berminat dengan batu bacan adalah kalangan dari Suku Tionghoa. Mereka membeli batu bacan dengan warna hijau dan biru. Warna yang sangat digemari dan sangat mahal adalah warna hijau dan biru. Batu bacan warna merah juga mereka cari tetapi sangat sulit didapatkan batu bacan warna merah.

Mulai tahun 2009 sampai sekarang, pembeli suku Tionghoa dari Jakarta dan luar negeri datang langsung  membeli bongkahan batu bacan ke lokasi penambangan di Pulau Kasiruta dengan harga yang sangat mahal hingga ratusan juta lebih.

Ternyata, baik batu bacan, sungai dareh, idocrase Aceh, ijo Garut itu masih dalam jenis chalcedony. Untuk bacan masuk ke dalam chrysocolla-in-chalcedony, jadi memang ada kemiripan. Tapi yang membedakan adalah chrysocollanya. chrysocolla sendiri memegang peranan penting dari pembentukan warna pada bacan, terdiri dari blue-green, bluish-green, greenish-blue, green-green, dsb.

Untuk skala Mohs, chalcedony sampai tingkat 8 skala Mohs, tapi rupanya bacan juga tidak mau kalah, setelah berkutat dengan kapur, biasanya diiringi dengan naiknya skala Mohs pada bacan. Uniknya, bacan mempunyai perkembangan range Mohs yang jauh, yang mungkin tidak dimiliki oleh jenis bebatuan lain, antara 4,2-8 skala Mohs.


Warna pada chalcedony juga beraneka macam. Mulai dari kristal, biru, hijau, dll, tapi uniknya bacan adalah, ketika warna mendapat biasan cahaya akan menimbulkan efek berbeda. Contohnya bluish-green, ketika belum terkena biasan cahaya akan berwarna biru, namun ketika cahaya melewati/menembus unsur silika dan unsur lain di dalam bacan, maka akan terlihat berwarna hijau. Itu berbeda dengan kecubung wulung yang tampak hitam tapi bila terkena sinar maka berwarna ungu, hitam si wulung adalah warna ungu yang pekat seolah warnanya menjadi hitam.


Seperti halnya bacan hijau yang ditemukan di Pulau Kasiruta tepatnya di Desa Palamea dan Desa Doko, Bacan dan Garut Jawa Barat, kombinasi warna 'King Obi' (Bacan Kuning, Orange, Merah, Hitam, Hati Hiu, dan Pink/kombinasi warna dari satu bongkahan batu) ditemukan di pulau Obi, tepatnya di Desa Sum, Kepulauan Bacan, Provinsi Maluku Utara.


Dari catatan lab, kombinasi warna dan/atau lapisan warna yang berbeda dari satu bongkahan batu menunjukan bahwa 'King Obi' dapat bermetamorfosis ke satu warna, atau kombinasi beberapa warna. Unsur pembentuknya sangat bergantung pada warna dasar (unsur mineral pembentuknya), seperti warna kuning dari mineral citrine, merah dari mineral limonite, dll. 


Semakin banyak mineral/unsur pengotor (nutrien), maka makin banyak warna yang terbentuk dalam satu bongkahan batu (merah, orange, kuning, ungu, putih dll). Variasi warna ini juga disebut sebagai bagian dari chalcedony yaitu memiliki kandungan Kristal yang tinggi dan mengeluarkan 'star' (seperti cat's eye atau eagle's eye) dan/atau bias warna ketika pemukaan dan sudut materi (cincin) menerima sinar atau energi cahaya. Inilah yang menjadikan Bacan 'King Obi' (Yellow King, Red King, Orange King, dan White King Obi) menjadi lebih mahal dari Bacan Palamea dan Doko untuk ukuran satu mata cincin.

Nama 'King Obi' khusus untuk permata batu bacan warna merah, kuning, orange, dan putih kekuning-kuningan selain memiliki tingkat kristal yang relatif tinggi, juga memiliki star. Karena ke-khas-an/keunikannya tersebut, nama 'King Obi' diperkenalkan pertama kali oleh bapak Asmar H. Daud, seorang penemu, pengrajin, sekaligus kolektor 'King Obi' di Ternate, Maluku Utara.


Semua jenis batuan yang disebutkan di atas itu terdiri dari bahan dasar yang berbeda, tetapi memang hanya bacan yang paling unik dengan julukan 'batu hidup'.

Idocrase dengan bahan nephrite jade dangan kekerasan yang maksimal dan butir pasir peraknya.
Sungai dareh dengan jadestone gaya warna pucuk pisang atau totol sayurnya.
Garut dengan chalcedony bungbulang yang masyhur.
Bacan, chrysocolla-chalcedony (Gem Silica), di Indonesia ini hanya bacan yang bermetamorfosis dari chrysocolla-chalcedony ke arah chalcedony.


II. Tips Pemilihan Rough dan Perawatan Bacan
Butuh kesabaran 'sangat-sangat' dalam rawatan dan perlakuan demi menuju Chrysocolla yang indah. Bacan mengkristal dengan cepat dan berubah warna dengan cepat seiring kontaminasi logam ke chrysocolla. Perbedaan struktur tanah mempengaruhi cepat lambatnya proses pengkristalan batu bacan.


Jenis chrysocolla-chalcedony itu hanya ditemukan di empat tempat di seluruh dunia, dan salah satunya di Kepulauan Bacan ini. Andai nephrite jade, chalcedony dan mungkin chrystoberry adalah sesuatu yang biasa, maka bacan (chrysocolla-chalcedony) adalah 'sesuatu' yang berbeda.


Pada dasarnya walaupun jenis zatnya sama, tapi ada hal-hal yang membuat perbedaan, seperti halnya: compound NC4 (normal butane) dan IC4 (iso butane) dengan berat molekul yang sama, tetapi dengan posisi lurus rantai compound dan posisi bercabang rantai compound ternyata menghasilkan titik didih dan titik beku yang berbeda. 


Begitu juga pembentukan kristal di bacan, dengan posisi titik beku yang berbeda karena pengaruh zat tertentu yang ada di seputaran tanah pertambangan itulah yang mempengaruhi percepatan proses pengkristalannya. Zat penyusun yang kompleks ternyata jadi khasanah tersendiri bagi batu bacan dan akhirnya bisa mempercepat dan memperkuat chalcedony-nya.


Untuk memilih rough bacan hendaklah untuk teliti dulu. Kerapuhan pada rough bacan memang sering kita jumpai, disamping karena memang skala Mohs-nya masih rendah, terkadang perlakuan yang kurang bijak sering terjadi, dari mulai awal penambangan, pemecahan, packing, sampai dengan di tempat penyimpanan, dan akhirnya bacan yang rapuh semakin rapuh karena adanya retakan2 halus yang mungkin tidak begitu terlihat.


Carilah bahan yang minim kapur, keras, hitam, dan solid, tidak ada lubang walau kecil, permukaannya berwarna sama di semua bagian, tidak ada bagian hitam yang rapuh, densitasnya berat dan tidak ada titik kristal warna kuning indikasi garam. Belilah bahan di tempat yang agan yakin bisa memuaskan pelanggan dan jangan lupa bawa teman yang mengerti tentang bacan.


Sekedar sharing pengalaman thread:
Buat rekan2 yang suka bereksperimen, melakukan perendaman dengan zat kimia ataupun penjemuran/pemanasan batu, ada beberapa hal yang jangan pernah dilakukan kalau tidak siap dengan risikonya:

1. Sebaiknya pelajari dulu sifat dari zat-zat kimia yang akan digunakan.
2. Jangan melakukan perendaman dalam bentuk apa pun dengan menggunakan cairan pembersih lantai dengan merk Porstex, karena batu akan mati dan menjadi putih luar dalam, walaupun hanya direndam beberapa menit. Saya sudah mengalaminya. Itulah kenapa kita harus tahu unsur-unsur kimia. (Penjelasannya kita tunggu komentar dari master-master kita yang lebih tahu kimia).
3. Jangan menjemur/memanasi batu yang punya sompal/krack secara ekstrim, batu akan semakin pecah seribu atau bahkan berkeping, terutama untuk batu muda dan berskala kekerasan rendah (misalnya kalimaya).


Sebelum dibentuk sebaiknya direndam air tanah dulu beberapa hari, agar kapurnya bisa bersaturasi dan mengeras. Pada dasarnya, retakan pada batu bacan bisa disebabkan karena hal yang alami seperti garam dalam batuan. Penyebab retak yang lain adalah handling batunya itu sendiri oleh manusianya pada saat ditambang, bisa juga di pengirimannya atau pada waktu pembelahan dari bongkahan menjadi potongan kecil.


Sebelum digosok, rendam dulu dengan minyak makan dan air agar padat. Waktu menggosok, gerinda haruslah basah sampai waktu mengamplasnya, dan supaya cepat kristalnya rebus dulu bahan dengan air yang diberi cuka dan garam agar kapurnya bersih selama satu jam. Setelah air dipanaskan, berilah cuka dan garam kemudian surutkan api. Masukkan bahan agar air tidak terlalu panas dan diamkan, jangan direndam air dingin setelah direbus tadi, biarkan dia dingin dengan sendirinya. Takarannya satu banding tiga, satu sendok garam, tiga sendok cuka, dan lima gelas air.


Bagaimana caranya membuat batu bacan bisa lebih cepat berproses menjadi kristal? Dari bahan bacan yang sarat kapur, pertama setelah batu digosok jangan rekan-rekan kilatkan dulu. Biarkan dalam gosokan kasarnya dahulu, kemudian carilah kelapa muda yang yang masih hijau, ambillah airnya dengan tisu kering dan basahi dengan air kelapa tadi. Kemudian balutlah batu bacan rekan-rekan tadi dengan tisu yang sudah dibasahi dengan air kelapa muda, kemudian simpan dalam tempat yang hampa udara seperti dalam aquarium tertutup atau dalam toples kaca selama satu minggu pertama. 


Setelah satu minggu jemur di terik matahari selama setengah jam atau lebih, terus kembali ambil tisu yang agak tebal, siram dengan air kelapa, lalu balutkan kembali dan simpan selama satu bulan, baru dibuka. Ingat, tempat tidak boleh ada udara masuk ataupun keluar, agar air tadi meresap dalam batu bacan rekan-rekan. Setelah sebulan, jemur lagi, terus lakukan sampai bahan nampak mulai tembus disenter, baru kilatkan lalu pakai.

Karena setiap batu memerlukan zat-zat yang terkandung di dalamnya jadi kalau kurang zat-zat itu maka batu agak lama dalam memproses warna maupun kebeningannya.

Bacan mengandung tembaga (warna hitamnya) dan kapur. Sehingga untuk menghilangkan/merubah/membuatnya menyatu dengan warna dasar bacan ada dua cara efektif:

1. Dengan reaksi oksidasi.
2. Dengan pemanasan di suhu tertentu.

Oleh karena itu, bacan setelah direndam dengan minyak lemak jenuh, ia harus direndam di air mineral yang kandungan oksigennya tinggi, dan setelah itu dijemur beberapa saat di bawah sinar matahari untuk proses pemanasannya.


Secara logika dalam ilmu kimia pun ini masuk akal. Proses pemanasan (penjemuran) dilakukan agar batu yang kita punya bisa mengeluarkan kapur, warna, dan menjadi kristal. Biasanya para pecinta batu menjemur batunya di pagi hari sampai siang atau bahkan sore, tergantung seberapa lama sebuah batu membutuhkan panas.


Ada yang menggunakan air rendaman, ada juga yang tidak. Apabila rekan-rekan semuanya ingin melakukan penjemuran untuk sebuah batu sebaiknya simak cara berikut ini:

1. Panaskan atau jemur batu di kala matahari bersinar dipagi hari sampai siang hari.
2. Lakukan penjemuran batu dengan bijak, karena sebagian batu bisa retak apabila terlalu panas, seperti kalimaya dia bahan lunak, jadi hati-hati dengan panasnya cuaca, cukup sekadarnya saja.
3. Setelah beberapa jam, balikkan batu untuk mendapatkan panas maksimal.

Apabila batu masih bahan dan sudah dibentuk, gunakan air rendaman seperti air mineral botol dan letakkan batu dalam botol tertutup untuk mendapatkan kondisi yang sesuai habitat batu tersebut. Lakukan ini secara rutin sampai hasilnya memuaskan
.
 
Cara lain:
Rendam dengan minyak zaitun selama tiga hari, angin-anginkan satu hari sambil dibersihkan permukaannya. Bisa dilakukan terus menerus karena tidak ada efek buruk ke batu, atau bisa diselingi dengan air setelah dua atau tiga kali siklus perendaman dengan minyak zaitun.

Buat bahan bacan super, hitam no kapur, coba goreng batu dengan mentega cair sampai kira-kira meresap ke dalam (lebih-kurang dua jam), usahakan jaga suhu minyak jangan melebihi 80'C agar batu tidak krack (api kompor gas paling kecil).


Lalu kenapa harus kita rendam dengan mentega? Karena pada suhu kamar ikatan rangkap kimia karbonnya akan rusak dan menjadi free fatty acid dan akhirnya mengkontaminasi logam tembaga dan melarutkan zink yang masih padat di dalam batu, sehingga lambat laun warna bisa kembali hijau.


Justru asam itu yang melarutkan zink dan tembaga sehingga mengkontaminasi chalcedony dan akhirnya berwarna hijau indah. Kontaminasi silica, zink, logam, dsb hanya dapat dilakukan oleh senyawa ester pada mentega, minyak zaitun, dsb atau asam laurat yang terdapat pada air fermentasi dari ragi, yang juga dapat membantu proses tersebut.


Jadi berbahagialah yang punya bacan dengan flek hitam karena bacan rekan-rekan masih berproses menuju ke keindahan yang maksimal. Selama masih ada unsur tembaga didalamnya pasti tetap bisa berubah jadi hijau walau tidak seindah yang natural.


Cara lain lagi:

1. Rendam batu di VCO (Virgin Coconut Oil)/minyak kelapa asli dua hari dua malam atau lebih.
2. Rendam di air mineral dua hari dua malam atau lebih.
3. Angkat dan keringkan (bila perlu dijemur, tapi harus setelah batu kering) satu sampai dua hari, lalu ulangi lagi dari langkah no. 1.

Itu gan resep ane silakan dicoba dan di share pengalamannya ya gan.

Tambahan tips:

1. Saat perendaman saya pake aerator atau blubukan aquarium, fungsinya untuk menggerakkan air.
2. Kalau mau sedikit ekstrem ketika bacan direndam di botol VCO, saya masukkan ke rice cooker maksimal 5 menit, lalu keluarkan. Maksudnya sih biar minyak cepat diserap, tapi jangan ditiru ya om, gak ditanggung akibatnya.

III. Penyakit pada Bacan
Istilah tali air pada bacan yaitu semacam serat alami yang membentuk seperti benang tapi berwarna bening kristal dan degradasi efek warna chrysocolla tidak bisa menyatu pada tali air tsb.
Dyed itu istilah pewarnaan/memberi warna pada chalcedony, juga disebut adalah bacan dyed, berarti proses pewarnaan pada bacan yang sudah berubah menjadi chalcedony.

Batu Akik Cempaka Madu dan Khasiatnya

Batu Cempaka Madu salah satu jenis batu akik yang sudah cukup dikenal di dunia perbatuan. Ciri yang paling menonjol pada batu ini berwarna kuning agak kemerahan, membuat batu ini terlihat sangat cantik dan menawan. Disamping harganya yang cukp terjangkau, batu ini juga memiliki beragam warna sehingga banyak penghobi menyukai jenis batu ini sebagai penghiasan atau koleksi pribadi.

Batu cempaka juga dikenal dengan nama citrine berasal dari bahasa Prancis citron yang berarti Jeruk Lemon dengan ciri khas warna kuning keemasan dan dipercaya sebagai batu yang dapat membawa keberuntungan bagi pemiliknya.

cempaka madu 
 
Batu ini tidak hanya banyak di Brasil, di beberapa daerah di Indonesia batu cempaka juga banyak ditemukan, baik di Pulau Jawa maupun Sumatera. Hanya saja perbedaan dengan batu cempaka madu mungkin lebih pada kristal batu dimana citrine terlihat lebih jernih sehingga tidak dikatakan kuning madu.

Jenis Batu Cempaka Madu

Jenis batu cempaka madu banyak ditemukan di derah Pacitan dan Lampung, dikenal dengan batu Chalcedony dengan beragam warna yang menarik seperti kuning, kemerahan atau warna lain. sedangkan untuk warna merah ada yang disebut red baron. Bragam corak dan warna batu cempaka ini memudahkan penghobi menentukan pilihan warna yang sesuai dengan keinginan.

Khasiat batu cempaka madu, layaknya permata pada umumnya sangat tergantung pada kepercayaan masing-masing orang. Banyak yang mempercayai, bahwa batuan alam yang mengendap selama ribuan tahun dalam perut bumi dipercaya mengandung energi alam sehingga memiliki khasiat dan manfaat bagi pemakainya. 

Batu akik cempaka madu dipercaya dapat meningkatkan kewibawaan dan karismatik, menimbulkan ketentraman hati dan pikiran, menetralisir energi negatif dalam tubuh, meningkatkan daya kerja otak dan kecerdasan, bisa dibawa berdagang, penambah semangat hidup dan masih banyak lagi (Kekuatan hanya milik Allah SWT yang maha kuasa). 
 
Terlepas dari kepercayaan itu, permata memang telah dipakai sejak ribuan tahun lalu sebagai perhiasan, baik dikalangan masyarakat biasa atau kaum bangsawan. Bahkan tidak jarang dari raja-raja atau tokoh penguasa kala itu yang menjadikan batu permata sebagai simbol dari kekuasaan dan kedudukan mereka yang membedakan antara mereka dengan masyarakat biasa.

Saat ini permata atau batu akik masih sangat digandrungi bahkan sering menjadi buruan banyak orang, baik oleh pera penghobi maupun kolektor. Harga permata yang mahal tak hanya dijadikan sebagai perhiasan untuk menunjang gaya hidup tapi juga sebagai investasi.

Harga Batu Cempaka Madu

Sama halnya dengan batu akik lainnya, harga batu ini juga tergantung kualitas dan coraknya, semakin semakin menarik maka harga batu akan semakin mahal mulai dari ratusan ribu sampai jutaan rupiah.

Batu Permata Elok Dipandang Mata


Bagi pecinta batu banyak yang sudah mengenal nama-nama batu permata, meskipun tidak semua pecinta batu memilikinya. Batu permata adalah sebuah mineral, batu yang dibentuk dari hasil proses geologi yang unsurnya terdiri atas satu atau beberapa komponen kimia yang mempunyai harga jual tinggi, dan diminati oleh para kolektor. Batu permata harus dipoles sebelum dijadikan perhiasan.

Di dunia ini tidak semua tempat mengandung batu permata. Di Indonesia hanya beberapa tempat yang mengandung batu permata, antara lain di Provinsi Banten dengan Kalimayanya, di Lampung dengan batu jenis-jenis anggur yang menawan dan jenis cempaka,di Pulau Kalimantan dengan Kecubungnya (amethys) dan Intan (berlian). Batu permata mempunyai nama dari mulai huruf a sampai huruf z yang diklasifikasikan menurut kekerasannya yang dikenal dengan Skala Mohs dari 1 sampai 10. Permata yang paling diminati di dunia adalah yang berkristal yang selain jenis batu mulia seperti Berlian, Zamrud, Ruby dan Safir, batu-batu akik jenis anggur seperti Biru Langit, bungur atau kecubung yang berasal dari Tanjung Bintang, Lampung saat ini banyak di buru oleh para kolektor karena kualitas kristalnya.

Macam Batu Permata
  • Akik
  • Akuamarin
  • Ametis
  • Biduri laut
  • Batu biduri Bulan
  • Batu Cempaka
  • Berlian
  • Batu delima
  • Chalcedony
  • Giok
  • Intan
  • Kuarsa
  • Mutiara
  • Mata kucing
  • Pirus
  • Safir
  • Zamrud
  • Ruby
  • Opal
  • Spinel
  • Bloodstone
  • Tashmarine
  • Quattro
Batu Permata yang Belum Ada Nama Indonesia
  • Alexandrite/Chrysoberyl
  • Chrysocolla
  • Chrysoprase
  • Hematite
  • Jasper
  • Kunszite
  • Lapis Lazuli
  • Malachite
  • Obsidian
  • Olivine/peridot
  • Pyrite=pirit
  • Tanzanite
  • Tourmaline
  • Zircon

Batu Akik dan Khasiatnya

Batu akik bukan lagi hal yang baru. Sebab, sejak dahulu batu akik banyak diburu oleh para pecinta batu-batuan. ini. Jika kita mencoba memahami hobi yang satu ini, terdapat keunikan tersendiri. Batu akik yang biasa kita ketahui menjadi penghias cincin bagi para pria, ternyata memiliki jenis masing-masing yang juga menyimpan khasiat didalamnya. Percaya tidak percaya, beberapa jenis batu akik banyak diminati oleh para penggemarnya karena bentuknya yang indah dan tentu saja karena ada khasiatnya.   

Berbagai jenis batu akik yang kita temui sekarang ini merupakan batuan yang berasal dari mikro kristal kuarsa dengan tingkat kehalusan dan kecerahan warnanya yang berbeda. Dalam perkembangannya, batu akik di Indonesia menyimpan banyak makna, seperti pengasihan, menunjukkan pesona asmara, rasa tentram bahkan membawa kewibawaan dan karisma pemakainya. 

1. Batu Merah Delima



Batu Merah Delima merupakan batu akik yang banyak dicari orang karena selain indah dan mewah penampakannya batu ini juga dipercaya bisa mengobati orang yang terkena racun dan menghilangkan penyakit mistis seperti guna-guna dan juga untuk menarik simpati. Oleh sebab itu, tidak sedikit pecinta batu akik rela mengeluarkan kocek yang merogoh kantong dalam hanya untuk berburu mendapatkan batu jenis ini.

 

 
2. Batu Kecubung


Jenis batu akik kecubung ini banyak disukai pria karena memudahkan pergaulan yang dapat membangun relasi. Kecubung rambut dianggap meningkatkan gairah hidup untuk pria karena memperluas pergaulan.


   

 

3. Batu Giok


Sepertinya banyak yang sering mendengar nama batu ini namun tidak mengetahui jika batu ini termasuk ke dalam jenis batu akik. Batu giok dikenal berasal dari daratan Cina dan biasanya berwarna Hijau. Batu giok dipercaya membuat hati bertambah tenang, tenteram dan juga banyak digunakan sebagai obat untuk penderita ginjal dan rematik.


   

 
4. Batu Amber



Batu akik amber banyak diburu oleh orang meskipun harganya bisa dibilang mahal. Hal ini dikarenakan khasiat batu amber mampu memancarkan karisma sehingga memiliki daya tarik yang kuat.











 

5. Batu Intan



Batuan yang indah tidak hanya memberikan keindahan saja namun juga bisa meningkatkan rasa percaya diri si pemakai. Batu akik intan memberikan ketenangan batin dan menambah semangat hidup. Batunya yang biasanya berwarna putih jernih dan berkilauan memancarkan ketenangan.



6. Onix Hitam
 


Batu akik ini menjadi salah satu jenis batu akik banyak yang digunakan para pebisnis karena khasiat batu onix hitam dianggap mampu memberikan perlindungan bisnis pada cincin tersebut.





7. Zamrud
 


Batu zamrud sering digunakan orang untuk mendatangkan kesejukan batin ketika sedang berada pada kesulitan dan kemudian menyejukkan dan mendatangkan ketenangan dalam hidup.





 

8. Pirus 


Batu Pirus, batu permata nan indah dan bertuah. Benda bertuah sejak ribuan tahun silam telah menjadi sumber daya tarik bagi manusia. Batu Pirus, sebuah nama yang tak asing di telinga masyarakat pada umumnya dan para penggemar batu permata maupun batu bertuah pada khususnya, baik di Indonesia maupun di segala penjuru jagad raya ini. Batu Pirus adalah salah satu batu yang unik , selain masuk dalam kategori batu permata karena keindahan warna dan urat-uratnya, batu pirus juga masuk dalam kategori batu bertuah. Khasiat atau tuah batu pirus telah tertulis di beberapa kitab suci maupun kitab-kitab hikmah, sehingg tidak mengherankan jika batu pirus ini banyak diincar dan diburu para pecinta batu di jagad raya ini.

Sudah sejak ribuan tahun silam, masalah atau kendala hidup adalah merupakan gangguan dalam kehidupan yang sangat mencemaskan. Karena dianggap sebagai suatu gejala yang akan memporak-porakan kehidupan seseorang, maka sejak itu pulalah manusia berusaha mencari jalan keluarnya sebagai upaya untuk mengatasi berbagai masalah tantangan atau kendala yang ada yaitu dengan menggunakan kekuatan Spiritual dan Supranatural dengan sarana Ilmu Ghaib atau Benda Bertuah yang bernuansa Magis seperti batu pirus.

Para pecinta bebatuan sangat mengenal betul urat-urat atau garis yang berada di batu pirus tersebut, biasanya para kalangan pencinta batu bertuah menamakannya yaitu urat emas, terkadang ada yang menamakan garis pirus daun. Namun dalam hal urat garis yang terlihat pada bebatuan Pirus ada yang istimewa dalam garis-garis pada batu pirus tersebut yaitu garis-garis pirus yang berwarna merah, konon garis yang berwarna merah itu mempunyai harga yang sangat mahal, hal ini dikarenakan garis merah yang berada di batu itu dianggap sakral.

Batu yang memiliki warna hijau muda dan tua tersebut memiliki ciri khas seperti ada garis-garis atau urat-urat yang melekat pada batu tersebut, sehingga kalau dilihat sekilas pada lapisan batu pirus ini, seperti batu yang sedang retak. Garis-garis atau urat batu pirus juga banyak macamnya, ada yang urat emas, merah dan lain sebagainya.

Batu Pirus sangat unik, batu pirus dipercayai memiliki Energi atau Aura mistik yang sangat kuat. Batu pirus itu, sejak zaman dulu dipercayai memiliki energi mistik atau tuah, makanya banyak dicari orang. Dari semua jenis pirus, yang hebat adalah yang berurat emas dan berurat merah.

Mengenai khasiat atau tuah batu pirus, menurutnya, batu pirus memiliki khasiat membawa kedamaian, kebahagiaan dalam rumah tangga, dan juga dipercaya membawa keberuntungan usaha bagi pemiliknya.

Pirus merupakan salah satu batu mulia yang memiliki bermacam warna dan jenis. Pada umumnya Pirus Naishabur berwarna biru muda dan Pirus Mekkah berwarna hijau daun. Namun, tak jarang ditemukan pirus berwarna hitam, putih, bahkan berwarna perak.

Tentunya kategori tersebut merupakan barang langka yang sulit ditemukan. Pirus langka yang paling dicari adalah pirus Abdurrazaq, urat emas, urat merah, dan urat perak. Pirus Abdurrazaq memancarkan energi positif bagi yang memakainya yang menjadikan wajah bersinar. Warna Abdurrazaq tidak dapat digambarkan dalam tulisan, tapi biasanya Pirus ini memiliki urat berbentuk jaring (urat jala).

Abdurrazaq diburu para ulama hikmah karena memiliki khasiat penangkal senjata tajam (bila tidak disengaja) dan memiliki energi bermanfaat dalam perdagangan. Inilah sebabnya dinamakan Abdurrazaq, karena bermanfaat dalam perniagaan. Dalam Kitab Al-Ilbaas terdapat keterangan bahwa muslim yang memakai Pirus tidak akan mengalami mati mendadak dan sakaratul mautnya di rumah sendiri berdekatan dengan keluarga yang menyayanginya.

Para ulama Sunni maupun Syi'ah sebagian besar menganjurkan untuk memiliki Pirus. Beberapa Kubah Masjid besar di Iran sengaja dibuat dari Pirus karena memberikan efek semangat untuk beribadah pada Allah.

Jenis batu akik di atas memang dianggap mampu memberikan kemudahan-kemudahan dalam hidup namun yang perlu diingat adalah tidak ada kekuatan yang paling besar dari sang pencipta. Hendaknya untuk menyikapi setiap hal-hal yang kita lakukan dengan bijak. Karena bagaimanapun, akal sehat harus tetap berjalan untuk tetap berjalan di jalan yang semestinya.
sealkazzsoftware.blogspot.com resepkuekeringku.com